5 Sosok Pahlawan Indonesia di Era Milenial, Siapa Sajakah Mereka?

0
pahlawan indonesia di era milenial
image via Kratingdaeng

Cerko.id – Mengingat sejarah 73 tahun silam, pada tanggal 10 November terjadi peristiwa pertempuran besar yang terjadi antara pihak tentara Indonesia dengan pasukan Britania Raya.

Ribuan korban jiwa melayang dan gugur dalam perang tersebut, sehingga hari ini, setiap  tanggal 10 November diperingati sebagai hari pahlawan.

Sosok pahlawan di masa kemerdekaan, mempertaruhkan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia, namun bukan berarti kita tidak dapat berjuang untuk Indonesia saat ini.

Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk berjuang dan membawa nama baik bangsa Indonesia di kancah internasional, salah satunya dengan berprestasi.

Ini dia 5 sosok pahlawan Indonesia di era milenial yang mengukir prestasi luar biasa dan mengharumkan nama Indonesia.

1. Joey Alexander

pahlawan indonesia di era milenial
image via TED.com

Remaja yang baru menginjak usia ke-15 tahun ini sukses menorehkan sejarah dalam dunia musik.

Joey, pianist yang lahir di Denpasar, Bali tersebut ternyata menjadi musisi Indonesia pertama yang berhasil masuk dalam top 200 di chart Billboard Amerika Serikat.

Joey juga berhasil masuk dalam nominasi “Improvisasi Jazz Solo Terbaik” dalam penghargaan Grammy awards 2017 lalu.

Meski belum menjadi pemenang, ini merupakan suatu prestasi besar yang diraih oleh Joey sehingga dapat menunjukkan potensi musisi Indonesia di kancah Internasional.

2. Aftina Zakiyya Wafda, Aqidatul Izzha Rahayu, Nuriya Lailatus Sakinah dan Shofiah Achmad Zaky

pahlawan indonesia di era milenial
image via berdakwah

April lalu, Tim Indonesia yang terdiri dari empat gadis cantik ini baru saja mendapatkan juara pertama dalam debat bahasa arab di kejuaraan “4th Internasional School Arabic Debating Championship 2018” di Doha, Qatar.

Dalam kejuaraan tersebut, Tim Indonesia mampu mengalahkan 50 negara-negara dari kawasan Amerika, Eropa, Asia, Australia dan Timur Tengah.

Selain itu, peserta dari Indonesia ini juga mendapatkan penghargaan sebagai best speaker pertama, kedua dan ketiga untuk kategori non-Native.

Prestasi tim Indonesia dalam kejuaraan Internasional tersebut perlu mendapatkan apresiasi dari masyarakat.

Dan juga prestasi ini diharapkan dapat menjadi  motivasi bagi generasi-generasi muda Indonesia lainnya untuk dapat berprestasi di dunia internasional.

3. Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo

pahlawan indonesia di era milenial
image via IndependensI

Tidak lengkap rasanya jika tidak menyebutkan pasangan ganda putra yang berada di top ranking nomer 1 dunia ini.  Ya, Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Dijuluki The Minions, pasangan ini telah berhasil meraih belasan gelar juara dalam turnamen internasional.

Salah satu nya adalah berhasil meraih dua kali berturut-turut gelar juara All England di tahun 2017 dan 2018 Maret lalu, yang merupakan salah satu kejuaraan bulu tangkis tertua dan paling prestisius di dunia.

Prestasi yang mereka torehkan dalam dunia olahraga khususnya Bulutangkis, patut membuat Indonesia bangga.

Semoga Kevin dan Marcus dapat terus mempertahankan prestasinya sehingga bendera Indonesia dapat terus berkibar di kejuaraan-kejuaraan dunia.

4. Alexandra Asmasoebrata

pahlawan indonesia di era milenial
image via Kratingdaeng

Allida Alexandra Nurluthvia yang  dikenal dengan nama Alexandra Asmasoebrata merupakan putri dari pembalap Alex Asmasoebrata.

Mengikuti jejak sang ayah, perempuan yang akrab disapa Andra ini ternyata menyukai dunia balap.

Kiprahnya di dunia balap mengukir banyak prestasi dan bahkan rekor muri sebagai pembalap perempuan pertama di Indonesia.

Selain itu, dikancah internasional Andra juga tercatat sebagai pembalap wanita pertama di Asia.

5. Butet Manurung (Marlina Manurung)

pahlawan indonesia di era milenial
image via MerahPutih

Memiliki nama asli Saur Marlina Manurung, wanita ini merupakan salah satu sosok yang luar biasa kiprahnya dalam dunia pendidikan.

Ia membuat sekolah gratis bernama “Sekolah Rimba” pada tahun 2013, sekolah ini dikhususkan bagi mereka anak-anak pedalaman yang ingin belajar dan bersekolah.

Demi memperjuangkan pendidikan bagi anak-anak pedalaman tersebut, ia rela untuk tinggal di pedalaman selama berbulan-bulan untuk mengajar murid-muridnya.

Sangat mulia sekali hati wanita yang satu ini, hingga gagasannya tersebut menjadi perhatian dunia.

Sebagai warga Negara Indonesia tentunya kita patut berbangga atas prestasi dan gagasan yang diraih oleh anak bangsa.

Serta menjadikan mereka sebagai sosok inspiratif agar dapat mengukir prestasi yang lebih baik lagi sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Tetap semangat untuk meraih cita-cita ya, dan bawalah nama baik Indonesia di dunia Internasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

14 − two =